Hai Sobat...
Apa Kabar..?
Hari ini, pagi hari berangkat ke BATAN di Serpong, tempat penelitianku.. Sebenernya niat awalnya mau maen ke rmh temen SD.. Karena Q baru ngerti kalo rumahnya, cukup deket sama tempat penletianku.
Jadi, ke batan itu, cuma mampir bentar, mau memperpanjang badge, karena udah abis masa berlakunya...
Temen SDku ini namanya Supri. Sebagian jalan hidupnya, Qt lalui bareng. Banyak kisahnya yg bisa jadi pelajaran n semangat hidup buat Aku. Kita dulu belajar di SD n SMP yang sama, meski SMA berbeda, tetep sering ketemu n maen bareng...
Jadi si Supri ini, rumah asalnya Bima.. Kalian tahu, Bima itu dimana? di NTB lah tempatnya.. Nusa Tenggara Barat. Sejak kecil sudah ditinggal Ibunya, oleh keluarganya dibawa ke Surabaya, kebetulan ada orang yang mengangkatnya menjadi anak, dan dibawa ke Pare, tempat kediamanku.. Beliau yang mengangkat Supri adalah guru di SMPku.
Ia hidup dalam lingkungan Panti Asuhan, bersama-sama dengan anak-anak lainnya, yang senasib dengan dia. Ya, di Panti Asuhan Muhammadiyah. di MI Muhammadiyah lah aku mengenalnya..
Belajar bersama, bermain bersama. dari tempat PA, ke sekolah setiap hari, hanya jalan kaki. kalau ada sepeda ia pakai sepeda,
Aku perhatikan temen2nya, banyak yang masuk PA, hanya beberapa bulan, sudah keluar lagi, tentu karena ada masalah dengan pengasuh, atau beberapa pelanggaran lainnya. Pulang lewat jam malam, membersihkan rumput lah hukumannya. haha.
Namun yang kulihat, dia lah yang paling istiqomah dan bertahan, meski banyak pelanggaran yang juga sering ia lakukan.. Mungkin ia berpikir, PA sudah memberikan kehidupan baginya, selayaknya lah dia memberi timbal balik yang positif.
Masuk SMP Muhammadiyah, bertemu dengannya lagi. dan Satu kelas lagi, bersama dengan satu sahabatku lagi, Dani namanya, lain kali akan aku ceritakan juga tentang dia..
Namanya anak SMP, yang baru baligh, mulai deh mengenal lawan jenisnya, dan untuk pertama kalinya aku suka sama cewek. Dan ternyata, cewek yang kusuka sama dengan yg dia suka.. hahaha...
Walah..walah..walah...
Begitulah, namun sampe kita selesai smp, ga ada dari kita yg ngedapetin dia. hahaha...
Pas udah SMA, aku masuk SMA Negeri, dia tetep di SMA Muhammadiyah, disinilah dia mulai melalui gejolak anak muda. kenal sama cewek, saling suka, dan seterusnya.. Tapi disini lah dia diberikan kesempatan untuk bertemu dengan keluarganya. Ia niatkan untuk pulang ke NTB, hanya bermodalkan uang yang pas pasan. Naik Bis ke Surabaya, transit ke Banyuwangi, sempat harus duduk di tempat simpan barang karena ga dapet tempat duduk. Tapi akhirnya ia berhasil bertemu dengan sanak saudara, keluarganya. Setelah sekian lama, mungkin ada lebih dari 10 tahun ia tak berjumpa, di kampung halamannya. Bahkan ia sempat bilang padaku, kalau pesimis akan balik lagi ke Pare. Tapi, Alloh berkehendak lain, dia bisa kembali lagi, dan melanjutkan sekolahnya..
Setelah lulus dari SMA, ia lanjutkan untuk belajar bahasa inggris di BEC, Pare selama satu tahun, ketika itu, aku sudah masuk IPB. Jadi kita hanya bertukar kabar lewat sms dan hanya bertemu saat liburan. Kalau Rezeki dari Alloh itu memang sudah diatur. Ia dipertemukan dengan seorang wanita dari Jakarta, ia diangkat menjadi adik. Dan betul, setelah ia selesaikan kursusnya di Pare, ia dikuliahkan di Univ. Pamulang. SubhanAlloh.. jalan yang ia tempuh memang tidak sulit, tapi dengan kesungguhannya ia tetap mampu mendapatkan kesuksesan, dari rezeki Alloh tentunya, ia manfaatkan kesempatan yang ada.
Sekarang kesehariannya ia isi dengan berjualan es teh di SMK N 57 Jaksel, dekat dengan tempat tinggalnya. Setiap Pagi ia berangkat jam 5 pagi, pulang jam 4 sore, untuk terus menjemput rezeki. Malam ia manfaatkan waktu untuk kuliah.
Aku yakin Supri akan menjadi orang yang sukses di kemudian hari. Salut aku padamu. Bangga aku padamu. Banyak pelajaran hidup yang kuambil darimu. Kegigihanmu untuk memenuhi setiap Tanggung jawab hidupmu, memberikan semangat bagiku. Menyadarkanku, bahwa kenikmatan yang kuterima sekarang, haruslah ku syukuri...
Ayo Supriadin Muchtar, SEMANGAT.. Kita pernah melalui masa kecil kita, dan berhasil. Maka untuk Waktu kali ini, Kita pasti Berhasil pula..
Sering-seringlah kabarkan kesuksesanmu... :)
subhanallah.. aku terharu banget baca kisah tentang dya.. perjuangannya patut diacungi 4 jempol bahkan lebih :)
BalasHapusMakasih..
BalasHapusNih aku tambahin 4 lagi... :)
Nice posting dek
BalasHapus